Praktikum IV : Pengenalan Subnet Mask dan Membuat Jaringan Wireless pada Cisco Packet Tracer
Haloo para pembaca, Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Selamat datang di blog saya. Kali ini kita akan membahas tentang jaringan wireless atau biasa disebut nirkabel. Selain juga akan diperkenalkan tentang apa saja bagian dari subnet mask. Bagaimana caranya? simak dengan seksama yaa!
Hasil & Pembahasan Praktikum :
Pada
praktikum kali ini para peserta praktikum diperkenalkan dengan jaringan wireless
atau biasa disebut nirkabel. Seperti namanya jaringan ini tidak memerlukan
kabel sama sekali. Semua jaringan terhubung melalui media udara dan gelombang
sebagai media transmisi data. Selain itu pada praktikum kali ini para peserta
praktikum diperkenalkan tentang apa saja bagian dari subnet mask.
Prosedur Praktikum :
- Buka Cisco Paket Tracer, lalu pilih dan siapkan 2 Access point, 6 PC, dan 2 server. Drag and drop pada layar utama.
- Susun dengan membagi dua device karena kita akan membuat dua jaringan yang berbeda.
- Lalu atur konfigurasi pada Access Point dengan cara tekan Access Point lalu pilih config kemudia pilih port 1. Lalu beri nama SSID dan juga pilih WPA2-PSK untuk memberi password. Lakukan pada kedua Access Point namun bedakan nama SSID-nya.
- Selanjutnya untuk menyambungkan Access Point dengan client, tambahakan port WMP300N dengan cara mematikan PC terlebih dahulu, lalu copot port yang ada pada PC dan gantikan dengan WMP300N, lalu nyalakan kembali PC.lakukan di setiap PC.
- Lalu tekan PC, pilih desktop dan pilih lagi PC Wireless. Kemudian pilih refresh dan pilih Access Point-0 dengan nama SSID yang telah dibuat dan masukkan password nya. Lakukan pada semua PC dengan ketentuan Access Point-0 untuk PC0 – PC2 dan Access Point-1 untuk PC3 – PC5.
- Kemudian tekan server dan pilih config. Atur Server0 dengan IP kelas b dan Server1 dengan kelas c. Masukkan IP Address untuk Server0 dengan 128.1.1.2 dan server1 dengan 192.168.1.2. masukkan Subnet Mask nya untuk Server0 dengan 255.255.254.0 dan Server1 dengan 255.255.255.248 . Pengisian Subnet Mask sesuai berapa banyak nya host yang telah ditentukan. Dan juga masukkan Default Gateway Server0 dengan 128.1.1.1 dan Server1 dengan 192.168.1.1.
- Lalu pilih services dan pilih DHCP. Isi Default Gateway sesuai dengan yang di isi sebelumnya. Kemudian isi start IP Address untuk Server0 dengan 128.1.1.3 dan Server1 dengan 192.168.1.3. kemudian tekan on dan jangan lupa save.
- Selanjutnya tekan PC lalu atur IP Configuration-nya dengan cara mengubahnya ke DHCP maka akan terisi secara otomatis dan lakukan pada setiap PC.
- Selanjutnya untuk menyatukan 2 jaringan yang berbeda kita perlu menambahkan Switch dan Router. Jangan lupa untuk menambahkan port pada Router.
- Untuk menghubungkan dua jaringan yang berbeda, pergi ke menu router lalu pilih CLI dan ketikkan seperti gambar dibawah ini.
- Lakukan tes ping dari jaringan pertama ke jaringan kedua. Jika sudah tidak lagi menampilkan RTO maka jaringan berhasil dibuat.
Diagnosa dan Troubleshooting Masalah :
- Kesalahan dalam mengetik IP address yang ada di dalam CLI, seharusnya kita mengetik IP address Default Gateway.
- Kesalahan dalam pengaturan pada server dan lupa menekan save.
- Lupa untuk mematikan atau menyalakan kembali PC saat mengganti jaringan ke wireless atau saat melakukan konfigurasi IP sehingga keluar notifikasi peringatan.
- Lupa melakukan on atau save pada saat melakukan seting DHCP pada server.
Kesimpulan Percobaan :
Kesimpulan
pada praktikum kali ini adalah kita bisa membuat koneksi yang dapat
menghubungkan perangkat atau melakukan transmisi data tanpa menggunakan kabel
atau istilahnya biasa disebut nirkabel atau wireless.
Sekian penjelasan untuk kali ini, saya harap para pembaca bisa memahaminya dan bermanfaat untuk orang banyak. Jangan lupa untuk untuk memahami pembahasan kali ini, kalian harus membaca dan mengerti blog sebelumnya. Jadi jangan sampai kelewatan. Sampai jumpa di pembahasan selanjutnya.




















Comments
Post a Comment