Praktikum V : Konfigurasi Web Server dan Simulasi VLAN pada Cisco Packet Tracer

     Haloo para pembaca, Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Selamat datang di blog saya. Kali ini kita akan membahas tentang bagaimana konfigurasi Web Server dan juga simulasi VLANBagaimana caranya? simak dengan seksama yaa!

Hasil & Pembahasan Praktikum : 

    Pada praktikum kali ini, peserta praktikum membuat konfigurasi Web Server dan simulasi VLAN. Web server merupakan suatu layanan yang memberikan data HTTP atau HTTPS, sedangkan VLAN merupakan model jaringan virtual.
    WebServer adalah sebuah aplikasi perangkat lunak yang menawarkan layanan dalam bentuk data. Fungsi utama dari WebServer adalah menerima permintaan dari pengguna internet melalui protokol HTTPS atau HTTP. Selanjutnya, WebServer akan merespons permintaan tersebut dalam bentuk halaman web.
    Virtual Local Area Network (VLAN) merupakan sebuah cara untuk memecah jaringan menjadi beberapa jaringan (segment) yang lebih kecil. Tujuan utama Virtual Local Area Network (VLAN) adalah untuk memperkecil jumlah traffic broadcast pada masing-masing subnet. Selain itu, teknik VLAN bisa membuat suatu jaringan dapat dibagi menjadi jaringan-jaringan yang lebih kecil dalam satu perangkat yang sama (switch) sehingga dapat mengurangi biaya pembelian perangkat untuk membuat jaringan.

Prosedur Praktikum :

  1. Buka Cisco Paket Tracer, lalu pilih dan siapkan 1 Router, 1 Switch, 8 PC, 8 laptop, dan 4 server. Drag and drop pada layar utama dan beri kabel menggunakan kabel auto. Susunlah jaringan terdiri dari 4 client dan satu server.

  2. Buka masing-masing server pada setiap jaringan. Lalu lakukan konfigurasi alamat IP, Default Gateway, dan Subnet Masknya.

  3. Kemudian lakukan konfigurasi DHCP pada masing jaringan pada server.




  4. Buka Switch lalu pilih menu CLI untuk melakukan konfigurasi VLAN yaitu dengan menamai nya dengan, VLAN 100 Lab_A, VLAN 200 Lab_B, VLAN 300 Lab_C, dan VLAN 400 Lab_D. Caranya dengan memasukkan perintah seperti yang ada pada gambar.

  5. Kemudian untuk memisahkan port pada masing jaringan, maka lakukan perintah seperti pada gambar pada menu CLI pada Switch.

  6. Buka Router, lalu pilih menu CLI untuk melakukan Encapsulation. Masukkan perintah seperti gambar untuk melakukannya.

  7. Lalu buka kembali Switch dan masuk pada menu CLI untuk mengubah port menjadi mode Trunk. Lakukan perintah seperti pada gambar.

  8. Buka masing-masing PC dan masing-masing laptop. Kemudian lakukan konfigurasi IP dengan meminta alamat IP dari server dengan metode DHCP.


  9. Setelah itu untuk mengetes apakah semua jaringan sudah terhubung,maka lakukan pengecekan dengan melakukan tes ping antar PC dan laptop pada jaringan yang berbeda.

  10. Setelah semua jaringan yang berbeda telah terhubung. Selanjutnya adalah membuat web server. Caranya dengan membuka server lalu pilih menu Services, lalu HTTP, lalu masukkan source code dan import gambar untuk membuat halaman webnya. Lakukan pada setiap server pada jaringan masing-masing. Buatlah sesuai yang kalian mau dan pada setiap server pastikan bisa terhubung dengan server lain untuk pembuatan web Servernya.






  11. Setelah semua web server telah dibuat. Selanjutnya adalah untuk mengakses web tersebut pergi ke salah satu PC atau laptop. Lalu pilih menu Desktop dan pilih Web Browser. Masukkan alamat IP yang telah dibuat pada masing-masing server pada jaringan untuk melihat hasil web yang telah dibuat.




  12. Setelah semuanya berhasil maka inilah hasil praktikum yang telah di buat. baik itu simulasi KonfigurasiVLAN maupun pembuatan Web Server.

Diagnosa dan Troubleshooting Masalah : 

  1. Pada saat melakukan konfigurasi pada menu CLI di router dan switch, sering terjadi kesalahan pada saat pengetikan perintah. Solusi yang dapat dilakukan adalah teliti pada saat pengetikan perintah
  2. Pada saat uji koneksi tidak dapat melakukan ping menuju komputer yang berada pada jaringan yang berbeda. Solusi yang dapat dilakukan adalah mengaktifkan mode trunk pada CLI di switch dan pastikan ketika memasukkan perintah Switch(config)#interface fa0/… yang dimasukan adalah interface kabel yang menghubungkan router dengan switch.

Kesimpulan Percobaan :

    Kesimpulan pada praktikum kali ini adalah fungsi dari VLAN itu sendiri yang berfungsi sebagai rancangan jaringan virtual. Dengan VLAN ini kita bisa mengatur supaya suatu jaringan lebih teratur dan terarah ketika diakses oleh client melalui server. Selain itu penggunaan VLAN dapat menjadi salah satu solusi untuk menghemat biaya pembelian perangkat untuk membuat jaringan. Dan juga, web server dapat membantu client untuk mendapatkan informasi dari server dalam bentuk halaman web.

    Sekian penjelasan untuk kali ini, saya harap para pembaca bisa memahaminya dan bermanfaat untuk orang banyak. Jangan lupa untuk untuk memahami pembahasan kali ini, kalian harus membaca dan mengerti blog sebelumnya. Jadi jangan sampai kelewatan. Sampai jumpa di pembahasan selanjutnya.

Comments