Praktikum III : Jaringan Client-server dan Jaringan Router pada Cisco Packet Tracer

    Haloo para pembaca, Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Selamat datang di blog saya. Kali ini kita akan membahas tentang bagaimana membuat Jaringan Client-server dan Jaringan Router pada Cisco Packet Tracer. Bagaimana caranya? simak dengan seksama yaa!

Hasil & Pembahasan Praktikum : 

    Pembahasan Pada praktikum kali ini peserta praktikum diminta untuk membuat jaringan yang berfungsi untuk membagikan IP address kepada client secara otomatis dengan menggunakan DHCP yang dihubungkan dengan router. Fungsi dari DHCP sendiri adalah untuk menyebarkan alamat IP kepada client atau perangkat lain secara otomatis, sehingga kita tidak perlu lagi menginput satu persatu alamat IP.


Prosedur Praktikum :

  1. Buka Cisco Paket Tracer, lalu pilih dan siapkan 1 unit router dan 2 unit switch, drag and drop pada layar utama.


  2. Kemudian pilih dan siapkan 2 unit server dan 6 unit pc. Drag and drop ke layar utama.


  3. Susun semua unit tadi dengan rapi. Karena kita akan menggunakan 2 jaringan yang berbeda maka susun dengan membagi 2 semua unit dan 1 router ditengah. Dan sambungkan semua unit dengan menggunakan kabel auto. Jika port switch kurang, bisa langsung tambahkan seperti sebelumnya.


  4. Buka menu server dan pilih desktop, lalu pilih IP configuration untuk mengatur IP address server0. Saya menggunakan IP address 192.168.1.2, dan Default Gateway 192.168.1.1

  5. Kemudian setelah selesai mengatur IP address, kemudian menuju ke bagian Services lalu pilih DHCP. Nyalakan dengan menekan tombol on. Isi Default Gateway dengan angka yang sama dengan IP configuration server0, dan start IP addressnya dengan 192.168.1.3 lalu tekan save.

  6. Lakukan hal yang sama pada server1, masukkan IP address nya dengan 193.168.1.2 dan Default Gateway dengan 193.168.1.1. Atur juga DHCP-nya sama seperti pada server0 namun isi dengan Default Gateway 193.168.1.1 dan start pada 193.168.1.3


  7. Beralih ke PC, masuk ke menu desktop dan ganti dari static ke DHCP, maka secara otomatis IP address PC akan terisi. Lakukan hal yang sama kepada setiap PC.

  8. Untuk menghubungkan dua jaringan yang berbeda, pergi ke menu router lalu pilih CLI dan ketikkan seperti gambar dibawah ini.

  9. Lakukan tes ping dari jaringan pertama ke jaringan kedua. Jika sudah tidak lagi menampilkan RTO maka jaringan berhasil dibuat.

  10. Hasil bentuk jaringan yang di buat.

Diagnosa dan Troubleshooting Masalah : 

  1. Kesalahan dalam mengetik IP address yang ada di dalam CLI, seharusnya kita mengetik IP address Default Gateway
  2. Kesalahan dalam pengaturan pada server dan lupa menekan save.

Kesimpulan Percobaan : 

    Kesimpulan praktikum kali ini adalah pembuatan jaringan yang berfungsi untuk membagikan IP address ke client secara otomatis sehingga kita tidak perlu lagi menginput IP adress satu persatu dapat dilakukan dengan menggunakan DHCP. Dalam penginstalasian jaringan in diperlukan dua server yang telah ditentukan IP address, dan Default Gateway. Beberapa kendala seperti kesalahan pengetikan IP address dan pengetikan dalam CLI dapat membuat pengetesan ping menjadi RTO.

Comments